08.01.06
Posted in Notes at 1:45 am by arully
Dalam ceramahnya, ustadz Ihsan Tanjung mensinyalir bahwa sebagian masyarakat kita mengidentikan antara ikhlas dan tulus. Padahal pengertian keduanya tidaklah sama.
Tulus itu adalah melakukan sesuatu tanpa keterpaksaan. Sementara ikhlas dalam terminologi Islam adalah melakukan sesuatu amal karena Allah Swt dan hanya mengharap ridho-Nya. Hanya amal yang ikhlas saja yang diterima Allah.
Ada perbuatan yg tulus tapi tidak ikhlas atau sebaliknya yang ikhlas tapi tidak tulus. Misalnya ada seseorang yang baru pulang latsar jam 01:27 dinihari. Begitu sampai rumah langsung terbaring dan terus tidur. Ketika azan subuh berkumandang dengan terpaksa dia harus bangun untuk sholat subuh. Dalam hal ini orang tersebut melakukan sholat secara ikhlas walaupun tidak tulus.
Dalam kasus yang berlainan, ada seorang gadis yang dengan rela dan tulus menyerahkan keperawanannya kepada pacarnya yang belum sah menjadi suaminya. Ini contoh perbuatan yg tulus tapi jelas ngga ikhlas.
Kita perlu hati-hati dan jangan bosan untuk terus mengevaluasi diri. Karena bisa jadi atau ada kalanya amal dilakukan seseorang dengan tidak tulus dan juga tidak ikhlas. Wallahu’alam
Permalink
05.11.06
Posted in Notes, TBC at 4:40 pm by arully
- hikmah dibalik peristiwa salah persepsi
Iblis berkata:”Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah
memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan
mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi,
dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
keculi hamba-hamba Engkau yang mukhlis diantara mereka”.
Allah berfirman:”Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban
Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak
ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang
yang mengikuti kamu, yaitu orang-orang yang sesat.
(QS. 15:39-42)
Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan. (QS. 16:93)
Dan (ingatlah) suatu hari (ketika) Allah menghimpunkan mereka beserta apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Allah berkata (kepada yang disembah):”Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)?”
Mereka (yang disembah itu) menjawab:”Maha Suci Engkau tidaklah patut bagi kami mengambil selain Engkau (jadi) pelindung, akan tetapi Engkau telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan hidup, sampai mereka lupa mengingat (Engkau); dan mereka adalah kaum yang binasa.” (QS. 25:17-18)
Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan.Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.
Dan apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia belum mendengarnya, seakan-akan ada sumbat di kedua telinganya; maka beri kabar gembiralah dia dengan azab yang pedih. (QS. 31:6-7)
Maka apakah orang yang dijadikan (syaitan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu ia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan dengan orang yang tidak ditipu syaitan) maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya; maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. (QS. 35:8)
Permalink
Posted in Ayat at 4:31 pm by arully
Al-Zhukhruf:36
Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran (Tuhan) Yang Maha Pemurah (al-Qur’an), Kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. (QS. 43:36)
Permalink
04.29.06
Posted in Doa at 4:15 am by arully
Doa ini dilantunkan oleh K.H. Rahmat Abdullah pada Deklarasi Partai Keadilan, di Lapangan Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, 09 Agustus 1998, yang diiringi oleh tetesan air mata hadirin. Didapat dari Internet dg bantuan mbah google
Read the rest of this entry »
Permalink
04.21.06
Posted in Hadits at 11:46 pm by arully
“Kamu tidak akan dapat membabagiakan orang lain dengan hartamu, tetapi yang dapat membahagiakan mereka adalah wajah yang ceria dan akhlak yang mulia.”
(Riwayat: ada yg tahu?)
Permalink
04.20.06
Posted in Hadits at 3:35 pm by arully
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda,
“Hak seorang muslim terhadap muslim yang lain ada enam:
jika bertemu maka berilah salam,
jika tidak kelihatan maka cari tahulah,
jika sakit maka jenguklah,
jika mengundang maka penuhilah,
jika bersin dan mengucapkan hamdalah maka jawablah (dengan mengucapkan ‘yarhamukallah’), dan
jika meninggal dunia maka antarkanlah (ke pemakaman).”
(Muslim)
Permalink
04.18.06
Posted in Hadits at 5:33 pm by arully
diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Daud, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan Al-Hakim dari Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘anhuma ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda [yg artinya] : Barangsiapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah) niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan dan Allah akan memberinya rizki (yang halal) dari arah yang tidak disangka-sangka”.
(Imam Ahmad, Abu Daud, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan Al-Hakim dari Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘anhuma)
Permalink
Posted in Hadits at 5:08 pm by arully
“Ada tiga perkara yang barangsiapa dalam dirinya terdapat ketiga perkara itu, dia pasti merasakan manisnya iman, yaitu Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya daripada yang lain; mencintai seseorang tidak lain hanya karena Allah; dan enggan kembali pada kekafiran setelah diselamatkan Allah, sebagaimana dia tidak ingin kalau tubuhnya dicampakkan ke dalam kobaran api.”
( H.R. Bukhari-Muslim ).
Permalink
Posted in Hadits at 5:02 pm by arully
Nabi SAW berkata :
Persiapkanlah yg 5 sblm datang yg 5 :
Masa mudamu sblm masa tuamu,
masa sehatmu sblm masa sakitmu,
masa luangmu sblm masa sibukmu,
masa kayamu sblm masa miskinmu, dan
masa hidupmu sblm masa matimu.
(riwayat: sedang dicari….)
Permalink
Posted in Hadits at 4:58 pm by arully
Dari Hakim bin Hizam r.a katanya, dia meminta sedekah kepada Nabi s.a.w lalu diberi oleh baginda. Kemudian dimintanya lagi lalu diberi pula oleh baginda. Kemudian baginda bersabda,:”Harta itu lazat dan manis. Maka siapa yang menerimanya dengan hati yang bersih (tidak rakus atau serakah), dia akan mendapat berkat dengan harta itu. Tetapi sesiapa yang menerimanya dengan nafsu serakah dia tidak akan mendapat berkat dengan harta itu; dia seperti orang makan yang tidak pernah merasa kenyang. Dan tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah.”
(Muslim)
Permalink
« Previous Page « Previous Page Next entries »