11.15.07

Kesempurnaan Syariah yang dibawah Nabi Muhammad SAW

Posted in Notes at 3:04 pm by arully

WARNING: Tulisan ini ditujukan untuk diri saya dan saudara2 saya dalam islam…

Hari ini saya stumbling upon sebuah situs misionaris, dan membaca anjurannya agar umat kristiani mengaca pada ten commandment (10 perintah yang diterima Nabi Musa AS) sebelum mengaku dirinya orang yang baik. Menariknya, 3 poin pertama ternyata adalah persoalan akidah dimana dalam Islam adalah 2 kalimat syahadah (syahadatain). Perbedaan nya adalah pada penggunaan kata “gods” sebagai ganti kata “god”. Padahal ini adalah pokok perbedaan yang sangat jelas sebagai mana dijawab oleh Allah SWT dalam ayat 56-57 surat al-isra yg berbunyi:

Katakanlah: “Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan) selain Allah, maka mereka tidak akan mempunyai kekuasaan untuk menghilangkan bahaya daripadamu dan tidak pula memindahkannya.”
Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka [857] siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti.”

Bahkan poin pertama bertolak belakang dengan poin kedua, yg isinya melarang menyembah selainNya. Sungguh, saya yakin secara haqqul yakin, bahwa Nabi Musa menerima poin pertama bukanlah yang berarti “gods”, tapi “god”. Maha Suci Allah.

Yang paling menarik bagi saya (saat tulisan ini dibuat) adalah poin no 4 yg isinya: “remember the sabbath day, to keep it holy”. Bagi saya, di zaman Informasi saat ini dimana waktu sangat penting, poin ini sudah kedaluarsa. Poin ini memang cocok di zaman Nabi Musa AS. Zaman sekarang, bagaimana mungkin SECARA KHUSUS UNTUK SELURUH UMMAT MANUSIA membuat 1 hari libur dalam sepekan. Berarti ada 52 hari libur dalam setahun, diluar libur2 nasional, dan diluar cuti :) Wow.

Dalam Islam, dalam kesibukan kita sehari2, kita diperintahkan untuk Shalat 5 waktu, dan untuk laki-laki diperintahkan Shalat Jum’at 1 kali dalam sepekan. Subhanallah. Ini merupakan satu keseimbangan yang sempurna dalam kesibukan duniawi dan ketenangan rohani. Dan suatu keberkahan serta nikmat yang besar yang diberikan Allah kepada Nabi SAW dan ummatnya.

Itulah saya pikir penyebab kenapa kebanyakan ummat kristiani tidak menjalankan ten commandment ini. Alasannya cukup jelas: tidak mungkin untuk diterapkan saat ini.

Sungguh, Allah telah menyempurnakan Din-Nya melalui syariah yg dibawa Nabi SAW, karena syariah inilah memang yang paling cocok untuk zaman sekarang.

Point ke 5 (menghormati orang tua), point ke 6 (tidak membunuh), poin ke 7 (tidak berzina), poin ke 8 (tidak mencuri), poin ke 9 (tidak berbohong), point ke 10 (tidak iri hati) merupakan poin2 berisi akhlak, dimana standar kemanusiaan antara satu peradaban dengan peradaban lainnya memang tidak banyak berubah. Dan Islam sebagai syariah yang dibawa Nabi SAW, jauh lebih lengkap dalam masalah akhlak ini. Persoalannya adalah, apakah kita mau menerapkannya dengan sungguh-sungguh seperti generasi pertama dulu, atau tidak. Dan Nabi Muhammad SAW diutus kedunia untuk memperbaiki akhlak kita.

Semoga kita termasuk golongan orang2 yg mendapat Rahmat dan PerlindunganNya saat di Hari Akhir kelak. Amin.