02.28.08

Pentingnya shalat witir

Posted in Hadits at 3:09 pm by arully

Kata Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam: “Wahai Ahlul Qur’an, shalat Witirlah kalian karena sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla itu witir (Maha Esa) dan mencintai orang-orang yang melakukan shalat Witir.” (HR. an-Nasa-i, at-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, shahih)

Kata Abu Hurairah radhiallahu `anhu: “Kekasihku (Nabi Muhammad) mewasiatkan kepadaku untuk berpuasa tiga hari dalam tiap bulan, melakukan dua rakaat sholat Dhuha dan melakukan sholat witir sebelum tidur.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Kata Ibnu Abi Mulaikah radhiallahu `anhu: ”Muawiyah berwitir setelah shalat Isya’ satu raka’at, sedangkan di dekatnya terdapat hamba sahaya milik Ibnu Abbas. Lalu ia datang kepada Ibnu Abbas (bertanya tentang Muawiyah), (Ibnu Abbas) menjawab: ”Tinggalkanlah (pembicaraan) tentang dia, sesungguhnya dia adalah sahabat Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.” (HR al-Bukhari)

Kata Ibnu Abi Mulaikah radhiallahu `anhu pula: pernah dikatakan kepada Ibnu Abbas,”Apakah engkau memiliki (komentar) tentang Amirul Mukminin Mu’awiyah, sesungguhnya ia tidak berwitir kecuali satu raka’at.” Ia menjawab,”Sesungguhnya ia adalah seorang yang faqih (paham).” (HR al-Bukhari)

Kata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullaah: “Shalat Witir adalah sunnah muakkadah, berdasarkan kesepakatan kaum Muslimin. Barangsiapa yang terus-menerus meninggalkannya, maka persaksiannya ditolak (tidak diterima).” (Majmu Fatawa)

by SM

02.27.08

Membuat keputusan, pelajaran dari Tariq bin Ziyad

Posted in General, TBC at 10:39 pm by arully

Tulisan ini terinspirasi dari tulisan di NY Times..

(masih di fikiran…)

Read the rest of this entry »

02.05.08

Faedah 1 dzikir dalam al-matsurat

Posted in Hadits at 6:53 pm by arully

Dari Abi Dzar RA, Rasul SAW bersabda: “Barangsiapa membaca setelah shalat Subuh dalam posisi melipat kedua kakinya dan belum bercakap-cakap: “Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalahu lahul mulku walahul hamd wahuwa alaa kulli syain Qadiir“, sepuluh kali, maka Allah akan mencatat sepuluh kebaikan baginya dan menghapus sepuluh keburukan darinya serta meninggikannya sepuluh derajat, dan harinya seluruhnya pada hari itu berada dalam penjagaan dari setiap yang dibenci serta penjagaan dari syaithan, dan pada hari itu tidak layak menjamahnya sebuah dosa kecuali syirik kepada Allah. (HR.Tirmidzi, Nasai. Tirmidzi berkata hadits hasan sahih)

Tambahan dari riwayat melalui Muadz bin Jabal RA: “Dan barangsiapa yang mengatakannya ketika selesai shalat Ashr, ia diberi seperti itu pada malam harinya.” (HR.Nasai, hasan)

Dari ‘Amarah bin Syabib, Rasul SAW bersabda: “Barangsiapa membaca “Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalahu lahul mulku walahul hamd wahuwa alaa kulli syain Qadiir”, setelah Maghrib sepuluh kali, maka Allah akan mengutus untuknya sekelompok bersenjata yang akan menjaganya dari syaithan hingga ia masuk waktu pagi, dan Allah akan mencatat baginyasepuluh kebaikan yang memasukkannya ke surga dan menghapus darinya sepuluh keburukan yang mencelakakannya, dan pahala dzikir itu baginya yang menyerupai pahala memerdekakan sepuluh hamba sahaya yang beriman.”

(Nasai dan Tirmidzi, Hasan)

Disalin oleh Azhari dari ENSIKLOPEDI PAHALA Ibadah penuh pahala dalam al-Quran dan as-sunnah as-Shahihah

*info penulis: Syaikh Syarafuddin bin Khalaf ad-Dimyati, seorang ahli hadits dan ahli fiqh. Salah satu guru besar Imam An-Nawawi penyusun Riyadhussalihin dan syarah hadits Muslim.

penerbit: Pustaka As-Sunnah