11.30.08
8 amalan di bulan Dzulhijjah [dakwatuna]
(saduran dari artikel ini)
Dari Ibnu ‘Abbas r.a. bahwa Nabi saw. Bersabda, “Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah.” Mereka bertanya, “Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?” Beliau menjawab, “Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun.” (HR. Bukhari)
Dari Umar r.a., bahwa Nabi saw. Bersabda, “Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir, dan tahmid.” (HR. Ahmad)
Kalau diperinci bentuk amal sholehnya, bisa dalam bentuk 8 amalan dibawah:
- Melaksanakan ibadah haji/umrah
- Berpuasa selama 10 hari di hari-hari pertama bulan Dzulhijjah, atau pada sebagiannya, atau paling tidak sehari di hari Arafah.
- Bertakbir dan berdzikir
- Perbanyak amal sunnah
- Bertakbir
- Berkurban
- Dilarang mencabut atau memotong rambut dan kuku bagi orang yang hendak berkurban
- Melaksanakan shalat Iedul Adha dan mendengarkan khutbahnya