02.24.09
Posted in Notes, TBC at 8:38 am by arully
Salah satu tugas seorang muslim adalah tahrirun nas min ‘ibadatil ‘ibad ila ‘ibadatillah , yang berarti membebaskan manusia dari menyembah sesama manusia kepada menyembah Allah semata. *1
Itulah kenapa seorang prajurit biasa bernama Rub’ie bin Amir, berani berkata kepada pimpinan perang bangsa Persia “Allah telah menampilkan kami umat Muslimin guna membebaskan dunia dari perbudakan manusia kepada menyembah Allah semata, dari sempitnya dunia (jahilinyah) kepada keluasaan (ilmu pengetahuan), dari kecurangan dan kepalsuan berbagai agama kepada keadilan Islam“. *2
TBC
- TAUHID memerdekakan manusia dari penjajahan
- Cinta Rasulullah SAW kepada Umat Manusia
Permalink
01.06.09
Posted in General, TBC, Ulama at 3:19 pm by arully
Intisari:
Permalink
04.08.08
Posted in Ayat, Doa, General, Hadits, TBC, Ulama at 2:36 pm by arully
Tulisan ini diambil dari situs Assyariah dengan diberikan sedikit perbaikan dalam tampilan dll agar mudah dibaca tanpa merubah isi.
Read the rest of this entry »
Permalink
02.27.08
Posted in General, TBC at 10:39 pm by arully
Tulisan ini terinspirasi dari tulisan di NY Times..
(masih di fikiran…)
Read the rest of this entry »
Permalink
10.17.07
Posted in Hadits, TBC at 6:50 pm by arully
di archive suatu milis
ada pembahasan mengenai hadits:
“Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat
kalian, adalah yang tidak menikah.” (HR. Bukhari).
“Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan
kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih
hidup membujang.” (HR. Abu Ya’la dan Thabrani).
–> sedang dikonfirmasi!!!!
Permalink
10.24.06
Posted in Notes, TBC at 3:00 am by arully
Saat menyambut Ied dalam budaya Muslim di negara2 arab, mereka biasa saling mengucapkan selamat dengan kata-kata “Ied Mubarak”.
Memang makna Ied harusnya adalah
hari kemenangan
karena sudah melewati 1 bulan berpuasa,
hari kebahagiaan
karena Allah memberikan kebebasan dari kewajiban berpuasa,
hari kemuliaan
karena Allah memberi ganjaran naik derajat taqwa
kepada hamba-hambaNya yang khusyu
dalam melewati hari-hari di bulan Ramadhan.
Sudahkah kita merasakan ini?
Permalink
09.24.06
Posted in Notes, TBC at 11:23 am by arully
Manusia adalah gudangnya kesalahan. Bahkan Nabi pun juga berbuat salah.
Daud berkata sesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadapmu dengan meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kambingnya.Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebagian mereka berbuat zalim kepada sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh; dan amat sedikitlah mereka ini”.Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertaubat. (QS. 38:24)
Akan tetapi, Allah adalah Maha Pengampun, Al-Ghafur. Sehingga seorang muslim yang baik bukanlah orang yang tidak pernah berbuat salah. Seorang muslim yang terbaik adalah mereka yang selalu memperbaharui taubatnya, melakukan perbaikan-perbaikan secara terus menerus atas sikap dan tingkah lakunya.
Maka kami ampuni baginya kesalahannya itu.Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik. (QS. 38:25)
Ramadhan adalah bulan terbaik untuk membersihkan diri kita dari dosa-dosa. Beruntunglah kita yang masih sempat merasakan bulan yang menyucikan ini. Bersihkan diri kita di bulan ini, agar bisa keluar dengan tidak membawa dosa walaupun sebesar zarrah, menjadi orang bertaqwa yang kaffah.
…TBC…
Permalink
05.11.06
Posted in Notes, TBC at 4:40 pm by arully
- hikmah dibalik peristiwa salah persepsi
Iblis berkata:”Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah
memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan
mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi,
dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
keculi hamba-hamba Engkau yang mukhlis diantara mereka”.
Allah berfirman:”Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban
Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak
ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang
yang mengikuti kamu, yaitu orang-orang yang sesat.
(QS. 15:39-42)
Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan. (QS. 16:93)
Dan (ingatlah) suatu hari (ketika) Allah menghimpunkan mereka beserta apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Allah berkata (kepada yang disembah):”Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)?”
Mereka (yang disembah itu) menjawab:”Maha Suci Engkau tidaklah patut bagi kami mengambil selain Engkau (jadi) pelindung, akan tetapi Engkau telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan hidup, sampai mereka lupa mengingat (Engkau); dan mereka adalah kaum yang binasa.” (QS. 25:17-18)
Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan.Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.
Dan apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia belum mendengarnya, seakan-akan ada sumbat di kedua telinganya; maka beri kabar gembiralah dia dengan azab yang pedih. (QS. 31:6-7)
Maka apakah orang yang dijadikan (syaitan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu ia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan dengan orang yang tidak ditipu syaitan) maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya; maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. (QS. 35:8)
Permalink