Dari sebuah link yg dikirimkan kawan, saya masuk ke sebuah sebuah artikel tentang pergosipan para artis. Yang membuat saya penasaran adalah digunakannya kata “bentrok” dalam judul artikel tersebut. Bentrok dalam bahasa Indonesia berarti merujuk pada pertengkaran secara fisik.

Tetapi ternyata dalam berita tersebut hanyalah “Tetapi wajah Maia berubah kesal ketika topik pertanyaan berbelok ke arah Mulan yang juga hadir di acara tersebut. Maia pun langsung menepis mikrofon wartawan infotainment dan ngeloyor pergi meninggalkan kerumunan wartawan yang masih memanggil-manggil namanya.”

Saya pikir, sebagai sesama pemakai Bahasa Indonesia, antara judul dan isi tulisan jauh panggang dari api. Sang wartawan seharusnya malu, telah melecehkan profesi wartawan. Kalau begini, apa bedanya wartawan dengan preman?

Related posts:

  1. Bahasa Indonesia, Siapa Yang Seharusnya Belajar? – KOMPAS.com
  2. Rasa malu harus dibarengi dengan rasa tanggung jawab
  3. Asal kata Borjuis
  4. hati yang berjauhan — from anonymous
  5. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), baik atau tidak?